Langsung ke konten utama
TunexTV
Video · Project Car 2 menit baca

Bisakah Mitsubishi Delica L400 Ini Hidup Lagi? Restorasi Bagian 1

Proyek baru kami: Mitsubishi Delica Space Gear setir kanan dengan turbo-diesel 4M40 2.8 liter, atap kaca, dan karat khas Kanada yang lumayan banyak. Bagian 1: moncong depan dibongkar, turbo berikutnya.

Dari YouTube · Buka di YouTube

Foto: One Breath Pictures

Tonton di YouTube

Setiap pencinta mobil butuh satu proyek yang di atas kertas tidak masuk akal. Punya kami adalah Mitsubishi Delica L400, alias Space Gear: van Jepang penggerak empat roda bermesin turbo-diesel, dibuat untuk kemping, lumpur, dan perjalanan jauh, dan sudah terlalu lama beberapa tahun terparkir dalam asuhan kami. Bagian 1 restorasinya ada di video di atas. Ini versi singkatnya.

Kenalan dulu dengan vannya

Delica L400 dijual di Jepang dari 1994 sampai pertengahan 2000-an. Unit kami memakai mesin 4M40 2.8 liter turbo-diesel dengan intercooler, satu keluarga mesin dengan yang dipakai Mitsubishi di Pajero dan truk ringan Canter, dengan tenaga sekitar 125 sampai 140 PS tergantung tahunnya. Space Gear 4x4 memakai sistem Super Select milik Mitsubishi, lengkap dengan gardan tinggi dan rendah.

Ia juga punya opsi yang bikin pemilik Delica senyum-senyum: Crystal Lite Roof, deretan panel kaca di sepanjang atap. Lipat jok belakang rata, dan kamu bisa tidur di bawah bintang. Datangnya pun sudah pakai velg Volk Racing, meski bannya kira-kira sudah berumur lima belas tahun.

Sumber: Wikipedia: Mitsubishi 4M4 engine dan JDM Buy Sell: Delica Space Gear.

Penyakitnya apa saja?

Banyak. Batu memecahkan kaca belakang (penggantinya sudah siap di rak). Dua dari enam huruf di pintu belakang sudah copot. Bumper depan, tanduk (push bar), dan rangka sasis berkarat, dan lampu kabut IPF "Super Off Roader" yang cantik itu berkarat di sekeliling kacanya. Yang paling bikin khawatir: saat diberi beban, mesin mengetuk, dan saat masuk gigi hampir tidak mau narik lewat 20 sampai 30 km/jam. Tersangka sejauh ini adalah pompa injeksi dan aktuator turbo. Kalau kamu paham mesin ini, kolom komentar terbuka lebar.

Bagian 1, hari demi hari

  • Moncong dibongkar. Bumper, penopang radiator, lampu depan, lampu kabut, dan tanduk depan dilepas satu per satu, baut karat demi baut karat. Tanduknya akhirnya harus digergaji.
  • Spakbor dilepas. Penyok di belakang spakbor depan diluruskan, dan semua baut berkarat diganti baru.
  • Ruang mesin dicuci. Campuran murah solar, sabun, dan air, lalu dibilas, mengangkat minyak bertahun-tahun; kelistrikan dibungkus aluminium foil untuk ronde berikutnya.
  • Kunci pintu. Mekanisme penutup otomatis pintu geser dapat kunci baru, dengan teka-teki kabel yang masih harus dipecahkan.
  • Turbo. Selang pendingin dan oli sudah lepas; dua baut macet berarti turbo baru keluar di episode berikutnya, mungkin dengan memotong pipa knalpot.

Rencana oprekan selanjutnya

Paking bagian atas mesin dan semua cairan baru, alternator rekondisi, konversi rem belakang dari tromol ke cakram, turbo yang di-rebuild (mungkin dengan jeroan sedikit lebih besar), tanduk depan yang lebih kuat lengkap dengan winch, oil catch can, sensor parkir, dan kit aki ganda. Untuk kaliper belakang, ada Pajero setir kanan teronggok di tempat besi tua setempat, sesuatu yang nyaris tidak pernah terdengar di Kanada.

Kenapa Delica bermunculan di Kanada

Kanada mengizinkan mobil masuk ke negaranya begitu berumur 15 tahun, makanya van Jepang setir kanan terus berdatangan. Quebec lebih ketat: kendaraan setir kanan di sana harus berumur minimal 25 tahun agar boleh dipakai di jalan umum.

Sumber: Transport Canada dan SAAQ: kendaraan setir kanan.

Episode berikutnya: turbonya keluar. Untuk proyek JDM lain dengan cerita panjang, lihat kunjungan kami ke Fat Five Racing, dan kalau kamu butuh part di Jepang, baca panduan kami ke A PIT Autobacs Shinonome.

Video: One Breath Pictures.

TunexTV

Komentar

Komentar dibaca moderator sebelum tampil. Tanpa tautan, tanpa hinaan.